Konsentrasi Jurnalistik


Asyiknya Kuliah diJurnalistik
Hallo gaess, kira-kira siapa nih mahasiswa ilmu komunikasi, yang sampai saat ini masih bingung memilih konsentrasi kuliah? Pilih hubungan masyarakat atau jurnalistik ya ? Nah, jika kamu tipe orang yang haus akan informasi, menyukai tantangan, dan hobi menulis, maka jurnalistik adalah solusinya. Jurnalistik merupakan konsentrasi yang mempelajari kegiatan mencari, mengolah, dan menyebarluaskan berita kepada khalayak melalui media massa. Ada pertanyaan yang sering disampaikan oleh para junior kepada mahasiswa jurnalis. Salah satunya yaitu, kuliah diJurnalistik susah nggak sih ?
Jika ditanya perihal susah atau tidaknya, itu tergantung dari pribadi masing-masing. Setiap diri kita mempunyai pengalaman dan kemampuan yang berbeda-beda. Tidak ada konsentrasi yang mudah. Apapun konsentrasinya, pasti ada kesulitannya sendiri. Dari pada kamu pusing memikirkan kesulitannya, mending kita membahas apa sih keuntungan dan keseruan yang didapat, jika kamu kuliah dijurnalistik ? Yuk, simak pemabahasannya!

1.     1.  Mendapatkan informasi secara eksklusif
Jika menjadi mahasiswa jurnalis, kamu harus selalu siap untuk turun lapangan mencari informasi dan memantau bagaimana kondisi dan situasi dilapangan. Hal pertama yang menjadi keuntungan yang akan kamu dapatkan yaitu, memperoleh informasi lebih dahulu dibanding orang lain. Kamu akan bertemu secara ekslusif dengan narasumber terpercaya, sehingga informasi yang dihasilkan juga akurat dan bukan berupa hoax.

2.      2. Dapat bertemu dengan orang baru
Jangan heran, jika dijurnalistik kamu akan keseringan mendapatkan tugas kelapangan. Entah itu bentuknya liputan berita, artikel, feature, atau bahkan video. Pada hakikatnya, dari tugas tersebut kamu akan banyak sekali mendapatkan keuntungan. Misalnya, kamu dapat bertemu dengan orang-orang baru. Mulai dari pejabat, seniman, akademisi, pengusaha, motivator, dan narasumber-narasumber lainnya yang menginspirasi.

3.      3. Bisa jalan-jalan kebanyak tempat
Bagi kamu yang hobinya jalan-jalan, maka jurnalistik merupakan konsentrasi yang tepat untuk kamu jalani. Mahasiswa jurnalis sering sekali mendapatkan tugas ke luar kampus, sehingga kamu akan pergi ke tempat-tempat baru untuk mendapatkan informasi. Seperti ungkapan yang sering kita dengar; sambil menyelam minum air, sambil meliput kamu juga akan merasakan asyiknya petualangan ke tempat-tempat baru. Tempatnya beragam bisa didaerah pedesaan hingga dipusat kota. Jadi, yakin masih ragu kuliah dijurnalistik ?

4.      4. Memiliki jaringan dan relasi yang luas
Sering melakukan liputan membuat mahasiswa jurnalis menjadi banyak jaringan dan relasi yang luas lho! Mahasiswa jurnalis biasanya memiliki banyak kenalan, termasuk para pejabat, atlet, pengusaha, relawan, aktivis dan masih banyak lagi. Tidak hanya sebatas menjadi narasumber untuk bahan berita, tetapi hubungan tersebut dapat berlanjut hingga diluar jam kerja. Membangun relasi yang baik dapat terus dilakukan, karena sebelumnya  kamu telah memiliki contact person dari masing-masing narasumber. Bisa dibilang mahasiswa jurnalis memiliki jaringan dan relasi yang lebih luas dibandingkan dengan mahasiswa lainnya.
Gimana gaess? Asyik kan, jadi mahasiswa jurnalis? Ada yang berpendapat kalau mahasiswa jurnalis itu sok sibuk, karena selalu deadline tugas. Pada kenyataannya, mahasiswa jurnalis memang selalu dikejar deadline, penugasannya banyak dan yang pasti harus bisa menulis. Eitsss, tapi jangan khawatir, sebenarnya tidak seseram yang diceritakan kok, hehe. Bagi kamu yang memiliki minat dijurnalistik pasti menganggap hal itu biasa saja. Meskipun kemampuan menulis kamu masih minim, tetapi jika diikuti dengan niat belajar yang kuat, maka hal itu tidak menjadi masalah. Jangan pernah takut salah, karena pada dasarnya kuliah adalah tempatnya belajar. So, tunggu apa lagi ? let’s join us!

Penulis : Ema Yanti

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Listening Text

perkuliahan dibulan puasa

Tradisi Fenomenologi