Fenomena Kulminasi


 Kulminasi Menjadi Daya Tarik Kota Pontianak
  
Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Pontianak menyelegarakan acara pesona Kulminasi Matahari di Tugu khatulistiwa Pontianak, selasa 21-23 Maret 2017. Acara ini terbuka untuk wisatawan luar dan dalam negeri. 


Fenomena kulminasi merupakan peristiwa alam yang hanya terjadi di daerah yang dilalui garis khatulistiwa karena dilalui oleh garis lintang 00. Tugu Khatulistiwa, menjadi tonggak garis ekuator. Setiap 2 kali dalam setahun tanggal 21-23 maret dan 21-23 September matahari siang akan berada tepat diatas kepala, sehingga membuat Tugu dan benda disekitarnya tidak memiliki bayangan.

Fenomena kulminasi dimaksudkan untuk menjadi daya tarik wisata yang bisa meningkatkan jumlah pengunjung wisatawan yang hadir ke Kota Pontianak , khususnya ke Destinasi wisata Tugu Khatulistiwa. Hal ini juga dimaksudkan untuk program dari pariwisata kota Pontianak sendiri supaya dapat berhasil dan lebih maju. Salah seorang lokal guide yang bekerja di Tugu Khatulistiwa, Kasnawi mengatakan bahwa “ Fenomena kulminasi merupakan fenomena yang unik. Fenomena kulminasi dijadikan sebagai bahan promosi dan sebagai daya tarik untuk menggaet wisatawan”. Tidak hanya itu “ pemerintah sudah berusaha menata destinasi-destinasi sebaik mungkin yang layak untuk didatangi. Tinggal bagaimana nanti promosinya dibantu oleh masyarakat. Daerah maju bukan hanya karena kerja pemerintahnya saja, tetapi masyarakatnya. Persentase dari masyarakat 80% sedangkan pemerintah hanya 20%.” Tambah Kasnawi.  Perlu adanya kerja sama antara pemerintah dan masyarakat dalam rangka mempromosikan dan menarik minat wisatawan terhadap pariwisata Tugu Khatulistiwa yang sedang mengadakan acara kulminasi. 

Meskipun kulminasi bulan maret diadakan tanpa seremonial, namun acara ini tetap diisi dengan berbagai penampilan menarik dari berbagai komunitas termasuk dari sektor ekonomi kreatif. Misalnya tarian daerah melayu, lagu daerah, syair, pantun dan ada juga lomba selfie, selain itu ada juga stand kuliner yang dapat menggugah selera para wisatawan. Selama tiga hari berturut-turut acara kulminasi dilaksanakan dan pada hari terakhir acara kulminasi, kawasan Tugu Khatulistiwa didominasi oleh wisatawan lokal.  
 (ema yanti_ey)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Listening Text

perkuliahan dibulan puasa

Tradisi Fenomenologi