Foto Essay

(25/09/2017)



Masjid Raya Mujahidin Pontianak
Masjid Raya Mujahidin adalah masjid terbesar dan termegah yang ada di Pontianak, Kalimantan Barat. Alamat lengkapnya di Jalan Jenderal Ahmad yani Pontianak. Masjid ini berdiri sejak tahun 1978. Masjid ini diberi nama “masjid Mujahidin” yang sarat akan maknanya. jika berdasarkan bahasa arabnya “mujahid” adalah kaum muslimin yang bersungguh-sungguh berjuang dijalan Allah SWT. Jadi kenapa bisa diberi nama “masjid Mujahidin” alasannya karena ingin menandakan perjuangan. Seperti yang kita ketahui bahwa di Pontianak sendiri juga terjadi sebuah perjuangan, mulai dari perjuangan kemerdekaan hingga perjuangan menyebarkan agama islam. Nah maka dari itu masjid ini sengaja diberi nama “masjid Mujahidin” , karena  diharapakan masjid ini selalu bisa menjadi pengingat untuk terus aktif dikegiatan agama. Untuk terus berada dijalan dakwah bersama orang-orang yang ingin selalu memperbaiki diri, bersama dengan orang-orang yang bertaqwa, orang-orang yang selalu memiliki semangat juang tinggi untuk membangun ummat serta untuk orang-orang yang berdedikasi tinggi untuk masjid dan agamanya.
 
Masjid ini terdiri dari lantai 1 dan lantai 2. Lantai atas khusus digunakan untuk masyarakat muslim melaksanakan shalat. Sedangkan untuk lantai bawah lebih bersifat umum bisa digunakan untuk gedung pernikahan, seminar, atau agenda-agenda lainnya yang bersifat baik dan bermanfaat. Untuk bangunan utamanya masjid raya mujahidin berukuran 60X60  meter. Masjid ini juga ada  dilengkapi dengan AC pada ruangan lantai bawah.  Masjid Mujahidin juga memiliki corak atau ornamen arab atau kaligrafi  yang begitu indah dan menarik setiap mata orang yang memandangnya. Kaligrafi ini terletak di dinding atas yang mengelilingi sayap kubah dari masjid Mujadhidin. Masjid Mujahidin kabarnya juga mampu menampung jama’ah hingga 9 ribu jamaah sekaligus. Selain bentuk bangunannya yang luas, masid ini juga memiliki halaman yang tak kalah luas juga.    


Yang tak kalah menarik juga dari masjid raya Mujahidin adalah bangunan kubahnya yang begitu besar dan berwarna keemasan membuat ia semakin unik, apalagi motifnya yang juga indah dan mempesona. Selain itu juga ada empat menara yang terdapat di penjuru atau sudut-sudut masjid Mujahidin. Menara ini memiliki tinggi dan besar yang sama. Dengan adanya menara ini membuat masjid Mujahidin jadi tampak lebih mewah apalagi diujung menaranya disempurnakan dengan kubah berwarna keemasan. Setiap orang yang melewati jalan Ahmad yani pasti bisa melihat keindahan dan kedamaian yang dapat dirasakan  dari bagunan masjid mujahidin.                                                                                                                                                                                            
Masjid yang didominasi oleh warna putih dan keemasan tersebut menjadi wadah dakwah untuk umat islam. Ada ratusan bahkan ribuan masyarakat muslim yang hadir pada saat waktu-waktu tertentu, mulai dari hari-hari besar islam seperti shalat idul fitri dan shalat idul Adha. Disini juga sering diadakannya Tabligh akbar.   Tak jarang Tabligh Akbar yang diadakan oleh pihak masjid Mujahidinpun menarik perhatian  dari mayarakat muslim . 

Melalui Masjid Mujahidin berbagai kalangan masyarakat dapat berkumpul bersama. Menyatukan tujuan, memanjatkan doa seraya memohon kepada Allah untuk kesejahteraan ummat islam. Tidak ada perbedaan disini, baik itu  tua, muda, kaya dan miskin. Semua sama disini hanya ketaatan kepada Allahlah yang membedakannya. Dengan adanya masjid Mujahidin masyarakat kaum muslim dapat lebih mempererat tali persaudaraan, sebagai sesama muslim. Setiap orang yang melaksanakan shalat disini akan merasakan kedamaian, kenikmatan yang tak akan didapatkan ketika mereka bekerja dikantor. Segala harapan kita curahkan disini, berharap tak kan pernah ada lagi masalah agama yang dapat memcah belah persaudaraan sesama umat manusia. (ema yanti)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Listening Text

perkuliahan dibulan puasa

Tradisi Fenomenologi