Feature Petualangan


Indahnya kebersamaan menuju mercusuar

Pagi itu mendung. sempurna tertutup dengan awan kelabu. Ada apa dengan pagi ini ? Sang mentari seolah tak ingin menunjukan keindahannya. Paginyapun mulai diselimuti kegelisahan. Menunggu, tanpa kepastian. Hingga akhirnya, meski takut akan turun hujan, Ia putuskan untuk tetap pergi berpetualang. Ia berharap mentari akan hadir dan merestui petualangan ini.
Pukul 07. 25 mereka yang terdiri dari 16 orang wanita dan 1 pria memulai perjalanan menuju Mercusuar yang letaknya di Desa Sungai Kupah. Bermodalkan semangat dan tekat yang kuat merekapun menyusuri tiap jalanan Kota hingga Desa. Mulai dari Sungai Jawi, Kakap, Sungai Kakap, Jeruju besar, Sungai Itik, Sungai Kupah, hingga masuk ke Desa Sungai Kupah. Dari jalanan yang mulus hingga jalanan yang kecil dan berlubang. Beruntung pada saat itu, mendung berubah menjadi cerah sehingga perjalanan semakin mudah.
                Desa demi desa dilalui dengan perjalanan yang tidak mudah. Setiap di persimpangan jalan mereka tidak pernah lupa untuk menyempatkan berhenti sejenak, sembari untuk bertanya alamat menuju Mercusuar. Banyak rintangan yang dilalui saat menuju Mercusuar. Mulai dari miss komunikasi yang membuat mereka sampai nyasar. Hingga Rasa lelah yang dirasakan karena jauhnya perjalanan juga menjadi rintangan tersendiri.
                Namun, dengan kesabaran dan keuletan mereka untuk bertanya dengan warga, akhirnya merekapun sampai di Mercusuar. Tepat pukul 09.22 kamipun sampai di tempat lokasi.  Waktu tempuh yang diperlukan untuk mencapai Mercusuar sebanyak 2 jam waktu perjalanan. Mereka sangat senang dapat sampai di Mercusuar, karena ini adalah pertama kalinya mereka kesini. Berniat untuk dapat naik ke atas Mercusuar , tetapi hal itu urung mereka lakukan karena Mercusuar sedang kosong dan tidak ada yang menjaganya.
                Setelah melihat-lihat bentuk bangunan Mercusuar, merekapun kemudian melepas lelah sejenak dengan menyinggahi keindahan alam Desa Sungai Kupah. Desa yang masih sangat asri, karena dipenuhi denagn pepohonan. Tepat disamping Mercusuar, terdapat laut yang indah disertai tanaman yang juga rindang. Mereka duduk disana, beristirahat sejenak dan menikmati keindahan alam laut lepas.
                Itu adalah pengalaman terbaik yang mereka alami, kekompakan dan kesabaranlah yang akhirnya membuat mereka sampai. Ini bukan hanya tentang hasil, tapi yang tak kalah penting adalah  proses untuk bisa sampai disini.  (EY)             





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Listening Text

perkuliahan dibulan puasa

Tradisi Fenomenologi